Apa Arti dan Makna Tut Wuri Handayani

watch_later Selasa, 24 Oktober 2017
Tut Wuri

Apa Arti Makna Tut Wuri Handayani - Ki Hajar Dewantara merupakan salah satu pahlawan nasional yang bergerak di bidang pengajaran. Dia diketahui sebagai Bapak Pengajaran dan hari lahirnya diperingati sebagai Hari Pengajaran Nasional. Malah lambang Kementerian Pengajaran dan Kebudayaan (Kemdikbud) malah diwujudkan dengan sebagian falsafah di antaranya sebagai penghormatan terhadap Ki Hajar Dewantara. Lambang Kemdikbud secara sah sudah diatur dalam Keputusan Menteri Pengajaran dan Kebudayaan Nomor 0398/M/1977, tanggal 6 September 1977.

Lambang Kemdikbud, seperti dikutip dari web Kemdiknas, berupa bidang segi lima yang berwarna biru muda, menandakan alam kehidupan Pancasila. Di dalam bidang segi lima terdapat artikel Tut Wuri Handayani, salah satu slogan yang diaplikasikan Ki Hajar Dewantara dalam melakukan cara pengajarannya. Tut Wuri Handayani adalah satu dari tiga slogan yang diaplikasikan Ki Hajar Dewantara.

Tiga motto itu yakni Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tut Wuri Handayani. Arti dari motto ini yakni:

Arti Tut Wuri Handayani (dari belakang seorang guru mesti dapat memberikan dorongan dan arahan),

Arti Ing Madya Mangun Karsa (di tengah atau di antara murid, guru mesti menghasilkan prakarsa dan pandangan baru), dan

Arti Ing Ngarsa Sung Tulada (di depan, seorang pengajar mesti memberi contoh atau teladan perbuatan yang bagus).

Di dalam lambang Kemdikbud juga ada belencong (menyala) bermotif garuda. Belencong (menyala) ialah lampu yang khusus dipergunakan pada pertunjukan wayang kulit. Sinar belencong membikin pertunjukan lebih hidup. Padahal lambang burung garuda yang menjadi motif belencong memberikan gambaran sifat dinamis, gagah perkasa, cakap dan berani mandiri mengarungi angkasa luas. Ekor dan sayap garuda diterangkan masing-masing lima, yang berarti: 'satu kata dengan perbuatan Pancasilais'.

Ringkasan Makna dari Logo Tut Wuri Handayani


Logo Bidang Segi Lima “Warna Biru Muda”


Yang artinya, membuktikan alam kehidupan dari pancasila.


Logo Motto Tut Wuri Handayani


Digunakan Ki Hajar Dewantara pada cara kerja di metode pengajarannya. Dengan arti penghargaan juga penghargaan juga penghormatan kita terhadap alamarhum Ki Hajar Dewantara yang hari lahirnya telah dihasilkan Hari Pengajaran Nasional.


Logo Belencong Menyala Bermotif  Garuda


Artinya sebagai lampu yang dapat membikin pertunjukan menjadi kian hidup dan arti Burung Garuda merupakan sebuah ilustrasi sifat dinamis, gagah perkasa juga kapabel dan berani mandiri mengarungi luasnya angkasa.


Logo Buku


Artinya bila buku itu merupakan sumber untuk segala tipe ilmu yang dapat berkhasiat untuk kehidupan manusia.


Logo Warna


Warna putih di ekor juga sayap garuda lalu buku artinya suci, bersih tanpa adanya pamrih. Warna kuning emas di api yang menyala artinya keagungan dan keluhuran dari sebuah pengabdian. Warna biru muda di bidang segi lima artinya jiwa pengabdian yang tak akan kunjung putus dengan memiliki pandangan hidup yang betul-betul mendalam.

Gambar buku yang berlokasi di bawah burung garuda untuk membuktikan bahwa buku ialah sumber bagi seluruh ilmu yang bisa berkhasiat bagi kehidupan manusia. Kecuali itu, dalam lambang Kemdikbud juga terdapat filosofis warna. Warna putih pada ekor dan sayap garuda, dan buku berarti suci, bersih tanpa pamrih. Warna kuning emas pada nyala api berarti keagungan dan keluhuran kekal. Warna biru muda pada bidang segi lima berarti pengabdian yang tidak kunjung putus dengan mempunyai pandangan hidup yang mendalam (pandangan hidup Pancasila).

Itu dia gaes makna dari tut wuri handayani yang saya ambil dari sumber liputan6 lalu jika ada yang salah atau kurang paham tolong komentar dibawah ya namun jika artikel ini sangat bermanfaat tolong klik share ya, Terima kasih sudah berkunjung.

Artikel Terkait