Mahasiswa DropOut (DO) Yang Sukses Karena Wordpress

watch_later Minggu, 15 Oktober 2017
Hello pengguna Internet, Pasti jika kamu sedang mengunjungi sebuah website pastinya tidak asing lagi dong dengan yang namanya Wordpress? Apalagi jika kamu pecinta teknologi pasti tau dong Wordpress. Nah bagi kalian yang masih belum tau oke saya akan memberitahukan kepada anda, Wordpress adalah sebuah aplikasi gratis (open source) yang digunakan untuk mesin blog/CMS 11 12 sama Blogger lah. Website saya ini menggunakan CMS Wordpress, Namun apakah kamu yang mengenal Wordpress tau siapa pendiri dari Wordpress? Kalau tau hebatlah haha... karena saya jarang banget yang namanya kepoin apapun dari sang pendiri Wordpress, Padahal mengenal pembuat/founder dari suatu bisnis, organisasi atau website terkenal dan sukses sangatlah penting apalagi saat kita pengguna setia dari produk tersebut. Karena dari kisah hidup dan pemikiran inovatifnya dapat menjadi sumber inspirasi hidup kita. Oke lanjut lagi dengan pendiri Wordpress, Yang belum pernah denger/tau tentang orang ini komen ya dibawah :) Jadi nama dari sang pendiri Wordpress adalah Matt Mullenweg. Kok bisa dia membuat wordpress sesukses ini? Lulusan mana sih? Oke lanjut saja guys kebawah.

Matthew Charles Mullenweg atau biasa dikenal dengan nama Matt Mullenweg. Seorang pemuda yang lahir pada 11 Januari 1984 di Houston Texas saat ini usianya sudah 33 tahun (2017) ia merupakan pendiri platform blogging yang sangat terkenal yaitu Wordpress. Kamu harus tau bahwa Maat Mullenweg pada masa SMA tidak ada hobi yang mengikat dirinya pada bidang teknologi komputer dan pemrograman malah Matt menyukai belajar Seni Visual dan Pertunjukan di sekolahnya serta ia mahir di musik saxophone.

Matt Mullenweg Sang Pendiri Wordpress

Cerita Awal Matt & Wordpress


Cerita tentang suksesnya Wordpress bermula pada saat tahun 2002 nah saat itu Matt sedang berumur 18 tahun, Ketika itu, Matt baru memulai menggunakan fasilitas blog yakno b2cafelog dan blog b2 (bbpress.org) untuk mempublikasi foto-fotonya saat perjalanan ke Washington D.C.  Namun, beberapa bulan kemudian, blog bbpress tempat untuk Matt mempublikasikan fotonya berhenti dalam mengembangkan platformnya, Dengan kondisi yang seperti itu munculah ide kreatif dari Matt. Saat Januari 2013, Matt Mullenweg mengumumkan pada blog pribadinya bahwa dia akan mengembangkan blog b2 sehingga sesuai dengan standar web saat itu.

Lalu Matt dan Mike Little berinisiatif untuk mulai mengembangkan coding Wordpress berbasis b2. Lalu Mike dan Matt bersama Michael Valdrighi (mantan pengemban b2) mulai aktif mengembangkan WordPress hingga lahirlah WordPress yang Anda kenal saat ini. Pada 27 Mei 2003, WordPress versi 0.70 dirilis. Versi 0.7 ini masih mengandung struktur file yang sama dengan pendahulunya, b2cafelog.

Saat berusia 19 tahun (Maret 2003), Matt bersama rekannya mendirikan GMPG dengan format yang lebih kompleks dari HTML. Setahun kemudian, WordPress meluncurkan fasilitas Ping-O-Matic yang berguna untuk mengirim ping notifikasi kepada search engine blog seperti Technorati. Dan saat ini,  Ping-O-Matic telah melayani lebih 1 juta ping tiap harinya.

Mahasiswa DropOut (DO)


Di Tahun 2014 ada masalah yang dialami Matt entah ini bisa dikatakan nasib buruk atau baik saat ia menjalani pendidikan formal. Ia drop-out alias DO dan pindah dari Houston ke San Fransisco (California) untuk bekerja pada CNET selama setahun.

Pekerjaannya di CNET selama setahun merupakan masa-masa terakhir Matt bekerja di perusahaan. Karena pada usia 21 tahun, Matt telah ‘pensiun muda’ dari perusahaan CNET dan ia menghabiskan waktunya berkarya untuk WordPress. Tidak lama dari masa pensiunnya, ia pun berhasil meluncurkan aplikasi Akismet yang berfungsi memblokir komentar dan trackback yang teridentifikasi sebagai spam.

Di tahun yang sama, Matthew memutuskan WordPress terbuka bagi kalangan umum di seluruh dunia pada November 2005. Di tahun yang sama, Matt meluncurkan Automattic yang menjadi perusahaan bisnis yang mendukung WordPress dan Akismet.

Rekrut Eksekutif Yahoo


Wordpress dan Akismet berhasil masuk ke bisnis profesional karena jiwa entrepreneur dan kematangan dari Matt. Pada tahun 2006 (22 tahun), Matt mampu merekrut mantan CEO Oddpost dan Senior Manager Yahoo! Tony Schneider sebagai CEO Automattic. Setelah beberapa bulan Tony Schneider berada di Automatic, Akismet (anak perusahaan) yang baru berusia kurang 2 tahun berhasil meraup USD 1.1 juta pada April 2006.

Sukses di Usia Muda


Matthew Mullenweg pada usia 25 tahun memiliki daya pikir inovatif serta pantang menyerah pada dirinya dan berhasil membawa dirinya menjadi jutawan muda, Dan berhasil meraup kekayaan tidak kurang USD 40 juta (Rp 400 miliar).

Dia pun dinobatkan sebagai 16 dari “50 Orang Terpenting di Dunia Internet” oleh PC World pada tahun 2007. Dari daftar 50 orang tersebut, hanya Matt yang merupakan orang termuda (23 tahun).

Wordpress berhasil masuk ke dalam 30 situs teraktif di dunia. Karena dengan fasilitas yang unik, cepat dan menarik mengakibatkan Wordpress berhasil memikat jutaan pengguna. Dengan tambahan ribuan blogger serta ratusan ribu posting terbaru tiap harinya. Setelah mendapat layanan Gravatar pada tahun 2007, beredar isu bahwa usaha yang didirikan Matt, Automattic, ditawari hingga USD 200 juta, namun Matt menolak menjualnya.

Pelajaran Yang Bisa di Petik


Sudah membaca kisah perjalanan "sang raja wordpress" ? Jika sudah apakah menarik cerita hidup dari seorang Matt Mullenweg? Di balik kesuksesannya banyak pelajaran yang bisa kita petik, agar menjadi inspirasi untuk kita semua. Salah satunya adalah latar belakang pendidikan Matt Mullenweg, Kenapa? Karena ia bukan lulusan ilmu programming atau ilmu komputer saat SMA ia terjun pada bidang kesenian, Sedangkan kuliahnya pada bidang politik itupun tidak selesai. Namun begitu motivasi dan minat yang ia berikan kepada blog membuat dirinya sukses dalam dunia software dan teknologi informasi.

Namun ia tidak langsung sukses seperti apa yang kita bayangkan, Banyak rintangan untuk menuju sukses. Hal ini dimulai dari Matt yang hobi juga dalam fotografi lalu mepublikasikan fotonya di blog/website. Karena blog yang ia gunakan saat itu (b2cafeblog) tidak user friendly, Akhirnya ia bertekad untuk merubahnya.

Yang jadi pertanyaan saya (mungkin kalian juga) dari mana Matt Mullenweg bisa tau atau mengenai ilmu programming? Bisa jadi dia belajar kepada Mike Little dia adalah seorang web developer informasi yang saya dapatkan. Bisa juga dia memanfaatkan internet pada zaman dulu untuk belajar pemrograman ya kali Matt Mullenweg belajar cepat di kursus? Hmm... Kamu harus mencontoh orang seperti Matt karena dia berhasil sukses di Passion dia yang berbeda 180 derajat. Awal sekolah ingin menjadi politikus tetapi bisa sukses dengan platform bernama Wordpress. Bahasa pemrograman di website atau komputer seharusnya mudah jika kamu ingin belajar dengan sungguh-sungguh. Namun jika kamu sudah mentok kamu harus mencari guru untuk membimbing kamu supaya dapat lancar dalam hal programming. Seperti contohnya nih supaya cepat untuk paham pelajaran pemrograman kamu bisa belajar di Kursus-Kursus komputer atau website yang paling terpercaya di Indonesia.

Nah tepat sekali saya kali ini akan memperkenalkan ke kalian semua tentang tempat Kursus Web Programming paling terpercaya dengan pembelajaran seperti membuat Website E-Commerce / Toko Online dengan PHP Framework Codeigniter. Kursus tersebut adalah DumetSchool kalian harus datang secara langsung dan mencoba paket kursus web programming untuk mencobanya. Karena saat kalian mendaftar paket kursus kamu akan mendapatkan berbagai keuntungan seperti support seumur hidup dan sertifikat web programming dengan nomor izin diknas, Semua orang mau itu berbackground pendidikan IT atau tidak bisa mengikuti kursus web programming di DumetSchool sudah banyak testimonial yang didapat oleh DumetSchool. Dan memiliki harga yang cukup murah apabila dibandingkan dengan kursus web programming lainnya yaitu hanya Rp 7,9 Jt saja kamu akan mendapatkan berbagai keuntungan. Daftar langsung dengan mengklik link dibawah ini.

DAFTAR DISINI


 

Artikel Terkait