35+ Permainan Tradisional Asli Indonesia Serta Luar Negeri (LENGKAP)

watch_later Rabu, 15 November 2017
35 Permainan Tradisional Asli Indonesia Serta Luar Negeri (LENGKAP) - Halo kawan-kawankuh, Pada kesempatan ini admin akan membagikan beragam macam Permainan Tradisional yang ada di dunia ini termasuk negara kita Indonesia. Dengan luasnya negara Indonesia dengan beragam suku dan budayanya menghasilkan berbagai macam permainan tradisional juga yang biasanya dimainkan oleh anak-anak kecil. Mungkin anak 90an tahu banget tentang semua permainan tradisional asli Indonesia yang akan saya bagikan dibawah ini. Hampir Permainan Tradisional yang akan saya bagikan ialah merupakan Permainan Tradisional Indonesia mungkin ada 25 permainan lebih dan akan di update jika saya ingat akan permainan yang lainnya soalnya udah agak-agak lupa.

Oh iya dibawah nanti permainan tradisionalnya itu ada yang dari daerah tertentu ada yang terkenal sampai seluruh Indonesia. Jadi jika kalian tidak mengenal salah satu atau lebih dari permainan tradisional yang akan saya bagikan mungkin bukan berasal dari daerahnya. Salah satu contoh permainan tradisional yang sangat populer di seluruh Indonesia yaitu Petak Umpet, kelereng, layangan dan lain-lain permainan tradisional favorit saya juga itu yang saya sebutkan.

Kenapa bisa ada permainan tradisional pada era 90an? Ini opini saya ya... Kemungkinan dulu anak-anak kecilnya belum di suguhi dengan teknologi deh belum ada smartphone yang canggih apalagi Internet. Namun dari permainan tradisional yang dimainkan anak anak 90an dapat memberikan kegembiraan dan kesan yang sangat tidak bisa dilupakan oleh kids zaman old, Beda dengan kids zaman now ya..... hahaha Langsung saja di baca sampai habis Permainan Tradisional Asli Indonesia yang sering dimainkan kids jaman old memang paling kreatif rakyat Indonesia dalam menciptakan suatu hal.

1. Permainan Tradisional Lompat Tali

Permainan Tradisional Lompat Tali

Permainan Tradisional pertama yang akan saya bagikan adalah Lompat Tali, Permainan yang menggunakan Tali dari karet gelang yang dihubungkan dengan cara mengikatnya samapai panjang. Pada umumnya permainan Lompat Tali dimainkan oleh anak-anak perempuan tetapi tidak menutup kemungkinan anak laki-laki bermain Lompat Tali karena selain menyenangkan permainan lompat tali bisa menyehatkan juga lho. 

Sejarah Permainan Tradisional Lompat Tali

Permainan tradisional lompat tali sudah ada sejak Indonesia masih dijajah oleh Belanda. Pada awalnya permainan lompat tali sering dimainkan oleh anak-anak Belanda yang berada di Indonesia.

Beberapa pendapat lain yang mengungkapkan kalau asal permainan tradisional lompat tali berasal dari Eropa yang kemudian menyebar ke seluruh dunia termasuk Asia Tenggara tepatnya di Indonesia.

Namun ada pendapat lain juga mengklarifikasi bahwa permainan ini berasal dari Cina, Mesir, Australia dan negara lainnya, Tidak ada sejarah yang pasti untuk permainan tradisional Lompat Tali, Yang penting permainan ini asik saja kalau dimainkan bersama teman-teman.

Cara Bermain dan Peraturan Lompat Tali

  1. Membutuhkan setidaknya minimal 3 teman bermain dalam Lompat Tali
  2. Kenapa 3 orang? Karena 2 orang akan memegang ujung tali dan 1 orang sisanya melompati karet tersebut. Masa 2 orang? Yang lompat siapa.....
  3. Pada awal permainan ketinggian karet dimulai dari mata kaki lalu jika bisa melompat akan ditambah ketinggiannya hingga mencapai kepala bahkan lebih.
  4. Saat karet sudah sama ketinggiannya dengan bagian dada, Pelompat harus melompat tanpa menyentuh karet.
  5. Jika mengenai karet pelompat akan gugur dan bergantian dengan si pemegang karet.
  6. Jika semua ketinggian berhasil dilalui pelompat maka permainan sudah berakhir dan menghasilkan pemenang tersebut... Tapi tidak ada hadiah yang didapat namun kalian akan mendapatkan kesenangan, Jika sudah selesai tolong pulang ke rumah ya... belum mandi tuh.

2. Permainan Tradisional Kelereng atau Gundu

Permainan Tradisional Kelereng atau Gundu

Permainan tradisional kedua ialah Kelereng atau sebutan lainnya adalah Gundu. Bola yang terbuat dari kaca dan salah satu permainan populer oleh kalangan anak laki-laki. Permainan ini butuh skill yang membidik begitu baik.

Sejarah Permainan Tradisional Kelereng/Gundu

Permainan tradisional kelereng sudah ada sejak zaman penjajahan, Bukan hanya di Indonesia permainan ini populernya, Negara lain misalnya Prancis juga menjadikan permainan kelereng ini populer.

Permainan yang awalnya menyebar dari Prancis dan menyebrang ke Mesir sampai ke Yunani. Sampai sekarang permainan kelereng sudah dikenal oleh orang-orang Romawi.

Cara Bermain dan Peraturan Kelereng

  1. Permainan tradisional kelereng minimal membutuhkan 2 orang pemain atau lebih yakali mau main kelereng sendirian.
  2. Banyak macam-macam peraturan untuk cara memainkan kelereng tergantung dari anak-anaknya maunya gimana karena terkadang mereka yang bermain dan membuat peraturan langsung.
  3. Dan bermain kelereng biasanya dimainkan di permukaan data, Atau bisa menggali lobang di tanah untuk duel.

3. Permainan Tradisional ABC 5 Dasar

Permainan Tradisional ABC 5 Dasar

Ketiga ada permainan tradisional ABC 5 dasar yang sangat populer dimainkan anak-anak saat mereka lagi gabut atau bosan. Sampai saat ini masih ada kok anak-anak yang memainkan ini biasanya mereka yang lagi bosan saat di Sekolahannya mencoba mencuri-curi waktu untuk memainkan permainan ABC 5 dasar. Permainan yang mengharuskan kalian untuk memfikirkan jawaban dengan cepat. Selain bermain kita juga dapat belajar melalui permainan ABC 5 dasar ini.

Belum saya temukan sejarah dari permainan ABC 5 dasar mungkin dari negara lain juga banyak yang memainkan permainan satu ini tetapi mengikuti bahasa asal mereka.

Cara Bermain dan Peraturan ABC 5 Dasar

  1. Minimal permainan tradisional ABC 5 dasar asik dimainkan dengan 3 orang atau lebih, Karena semakin banyak orang akan bertambah seru juga. 
  2. Kamu dan teman-temanmu harus sepakat untuk menentukkan tema yang akan di sebutkan, Misalnya nama hewan, buah, pemain bola, negara, kota dan lain lain.
  3. Lalu kumpulkan jari-jari secara random di alas meja atau lantai. Lalu mulai berhitung dengan huruf alfabet. Misalnya jika tema yang ditentukan nama hewan lalu tepat huruf G yang kena secara cepat kalian harus menyebutkan 1 nama hewan yang memiliki huruf depan "G" misal Gajah!!!.
  4. Jika pemain tidak menjawab atau dia telat dan menjadi penjawab terakhir makaakan mendapatkan hukuman yang sudah di sepakati juga. 

4. Permainan Tradisional Benteng Bentengan

Permainan Tradisional Benteng Bentengan

Salah satu permainan tradisional yang sering dimainkan para anak laki-laki 90an nih karena permainan ini seperti mengajarkan tentang strategi perang dan kecepatan dalam menangkap atau menghindari lawan. Sepertinya permainan bentengan sudah jarang dimainkan oleh banyak anak-anak. Karena harus membutuhkan kelompok jika jumlah pemain bentengan sedikit tidak akan seru jalan permainannya.

Sejarah Permainan Tradisional Benteng-Bentengan

Ada yang mengatakan permainan ini adalah mencerminkan tentang perjuangan bangsa Indonesia saat melawan penjajah, Karena itu permainan bentengan ini menggunakan strategi dan perjuangan.

Permainan ini akan dimenangkan apabila suatu tim atau kelompok berhasil merebut atau menyentuh benda yang dijadikan benteng kelompok lain.

Cara Bermain dan Peraturan Bentengan

  1. Setidaknya ada 4-5 minimal anggota pemain dari setiap kelompok, Jadi minimal membutuhkan 8-10 orang dalam permainan bentengan, Jika tidak maka kurang seru jika dibawah minmal pemain, Tapi nggak ada masalah lain juga sih cuman kurang seru aja.
  2. Setiap kelompok menetapkan sebuah benda atau tempat yang dijadikan sebagai benteng, misalnya sebuah tiang, bambu atau lainnya.
  3. Pemain yang memasuki wilayahh lawan dan tersentuh oleh pemain lawan akan ditahan di seberang benteng lawan jarak sekitar 3-5 meter.
  4. Pemain yang ditahan dapat meloloskan diri jika terdapat temannya yang menyentuhnya kembali
  5. Pemenang dari permainan bentengan adalah kelompok yang berhasil menyentuh benteng lawan tanpa adanya sentuhan dari pihak lawan

5. Permainan Tradisional Bekel

Permainan Tradisional Bekel

Nah sekarang giliran buat anak perempuan yaitu permainan tradisional bola bekel. Laki-laki juga boleh kok ikut mainan, Jika dilihat secara biasa permainan ini sangat simple namun jika tidak terbiasa maka kamu akan dianggap cupu oleh anak cewek.

Sejarah Permainan Tradisional Bekel

Menurut informasi saya pemrainan tradisional bekel berasal dari Jawa Barat namun ada sebagian orang yang mengatakan dari Jawa Timur, Yang dulunya untuk mengisi waktu kekosongan sekarang bisa menjadi hiburan bagi anak-anak perempuan. Permainan bekel masih banyak ditemui pada era sekarang.

Cara Bermain dan Peraturan Bekel

  1. Sediakan dulu bola bekel serta biji kuwuknya.
  2. Minimal bermain dengan 2 orang lebih banyak akan lebih seru
  3. Duduk dan buat seperti lingkaran dan bola bekel dan kuwuk berada di antara pemain. 
  4. Dimulai dari satu orang yang bermain dan yang lainnya mengamati dan bergantian sampai pemain melanggar aturan.
  5. Memainkannya mudah genggam biji kuwuk dan pegang bla bekel menggunakan jari telunjuk dan ibu jari, Hanya menggunakan satu tangan saja ya.
  6. Lempar bola bekel ke atas dan secara bersamaan jatuhkan semua biji kuwuk, lalu setelah bola bekel memantul 1 kali tankap kembali bola bekel.
  7. Lempa kembali bola bekel, namun sebelum bola bekel memantul ambilah satu biji kuwuk lalu tangkap bola bekel.
  8. Selanjutnya begitu terus sampai biji kuwuk terambil semua dan babak satu selesai, Lalu untuk babak kedua setiap lemparan bola bekel ambilah 2 biji kuwuk dan begitu seterusnya.

6. Permainan Tradisional Congklak

Permainan Tradisional Congklak

Permainan tradisional selanjutnya adalah Congklak siapa sih yang nggak kenal permainan tradisional ini, Permainan tradisional yang sangat menarik sekali untuk dimainkan dengan papan permainan yang unik. Dan bermainnya pun dengan santai karena sambil duduk saja.

Sejarah Permainan Tradisional Congklak

Menurut para ahli permainan tradisional congklak berasal dari negeri Timur Tengah lalu menyebar ke Benua Afrika setelah itu memasuki kawasan Asia. Permainan ini populer di Indonesia karena sebab masuknya bangsa Arab ke Indonesia.

Jumlah lubang papan congklak berjumlah 16 lubang, dibagi menjadi 7 lubang kecil dan 2 lubang besar, Lubang yang menajdi tujuan dengan masing2 pemain memiliki satu lubang.

Cara Bermain dan Peraturan Congklak

  1. Permainan ini hanya dimainkan oleh 2 orang pemain
  2. Harus memiliki alat papan congklak dan biji congklak
  3. Ada 49 biji congklak yang di bagi ke 14 lubang kecil, dan setiap lubang berisikan 7 biji congklak
  4. Suit untuk menentukkan giliran main
  5. Pemain pertama, membagikan biji congklak yang ada di daerahnya, pilihlah salah satu lubang untuk dibagikan biji congklaknya terhadap tiap-tiap lubang kecil, dan satu lubang besar yang mmenjadi milikmu, atau tabungan biji.
  6. Membagikan secara berputar tiap lewat lubang isilah dengan 1 biji congklak.
  7. Semacam itu seterusnya sampai biji congklak habis, apabila telah habis barulah giliran bergantian bermain.

7. Permainan Tradisional Egrang

Permainan Tradisional Egrang

Selanjutnya ada permainan tradisional yang populer dari Jawa Barat (sunda) yaitu Egrang. Sampai saat ini permainan ini masih banya ditemui, Tapi jarang sekali yang bisa memainkan Egrang. 

Apalagi saat 17 Agustusan mungkin di daerah teman-teman ada yang memperlombakan Egrang, Permainan yang menguji keseimbangan tubuhmu yang harus berdiri diatas bambu

Sejarah Permainan Tradisional Egrang

Sejarah permainan Egrang tidak banyak yang mengetahuinya, Karena memang Egrang tidak memiliki sejarah yang jelas. Alat Egrang itu dari 2 batang bambu, masing-masing memiliki panjang sektiar 4-5meter, Lalu ditambah pijakan yang terdapat di bawa bambu sekitar setengah meter dari ujung bambu.

Cara Bermain dan Peraturan Egrang

  1. Permainan ini memakai 1 batang bambu yang berpasangan.
  2. Permaian ini dimainkan oleh 2 atau lebih pemain.
  3. Sistem bermainnya siapa yang kencang hingga ke garis finish duluan dialah pemenangnya.
  4. Dalam memainkan permainan ini dibutuhkan keseimbangan dan kecepatan melangkah.

8. Permainan Tradisional Gobak Sodor

Permainan Tradisional Gobak Sodor

Lalu Permainan gobak sodor tentunya menjadi permainan yang populer di Indonesia, malahan sampai dikala ini permainan tradisional gobak sodor diciptakan permainan untuk perlombaan juga.

Permainan ini memerlukan strategu dan kecepatan dalam, melewati lawan dan menangkap lawan, permainan yang satu ini juga menjadi permainan yang banyak digemari oleh anal laki-laki ataupun perempuan.

Sejarah Permainan Tradisional Gobak Sodor

Ada 2 kata dari permainan ini yaitu Gobak dan Sodor yang memiliki arti Gobak adalah bergerak dan sodor aalah tombak. Pada era dulu para prajurit Indonesia memainkan permainan ini dengan tujuan untuk latihan dalam bertempur dan perang melawan penjajah. 

Cara Bermain dan Peraturan Gobak Sodor

  1. Buatlah dua tim, masing-masing tim harus memiliki anggota 4-5 orang.
  2. Ada tim yang bertugas bermain dan ada juga yang menjaga.
  3. Tim yang menjaga akan menghalau laju tim lawan supaya tak bisa lolos, dan bila tersentuh maka akan berganti tugas.
  4. Permainan ini memerlukan lapangan yang cukup luas, buatlah seperti lapangan bulu tangkis, petugas penjaga berjaga di garis horizontal.
  5. Petugas jaga yang ada diposisi paling depan bisa berlari mengikuti garis vertikal yang ada ditengah lapangan.
  6. Pemain akan bolak balik, dan menggocek petugas bila lolos maka akan mendapatkan skor.
  7. Jawara yakni tim yang mempunyai skor banyak.

9. Permainan Tradisional Balap Karung

Permainan Tradisional Balap Karung

Nah ada lagi nih teman-teman permainan yang sering eksis saat 17 Agustusan yaitu Balap Karung permainan tradisional yang hingga saat ini masih populer dan sering dimainkan, Karena permainan Balap Karung ini dapat dimainkan oleh semua kalangan mulai anak-anak sampai orang dewasa sekalipun

Sejarah Permainan Tradisional Balap Karung

Menurut informasi bahwa permainan ini sudah ada sejak zaman Indonesia dijajah oleh Belanda. Balap Karung dibuat oleh misionaris Belanda yang biasanya digelar saat ada acara-acara perayaan Belanda. Permainan Balap Karung ini sering dimainkan oleh anak sekolah yang berumur 6-12 tahun.

Cara Bermain dan Peraturan Balap Karung

  1. Buatlah garis permulaan dan akhir dengan jarak sekitar 7-10 meter.
  2. Pakai karung hingga menutupi seluruh bagian kaki.
  3. Berjalan dengan melompat dan pesat untuk menempuh garis akhir.
  4. Siapa yang tercepat hingga ke garis akhir dialah pemenangnya.
  5. Peserta terdiri dari 3 hingga 6 orang.
  6. Permainan dapat dengan kerja kelompok atau sendirian.

10. Permainan Tradisional Gasing

Permainan Tradisional Gasing

Selanjutnya adalah permainan tradisional yang menjadi salah satu favorit bagi anak laki-laki, Gasing atau Gangsing namanya. Permainan yang mengadu kekuatan dan ketahanan dari benda yang bernama Gasing.

Sejarah Permainan Tradisional Gasing

Ada 2 pendapat kuat mengenai sejarah permainan tradisional gasing ini.

Pendapat pertama, Bahwa gasing awalnya adalah telur ayam yang tidak sengaja atau iseng diputar dan akhirnya menjadi keseruan tersendiri untuk mengadu dan lama-lamaan berputar. 

Pendapat kedua, permainan Gasing ini awalnya adalah buah berembang. Buah yang tidak terlalu lonjong dan bulat hingga buah ini dapat diputar. Buah satu ini terdapat di sepanjang tepi pantai. Namun buah ini tidak bisa bertahan lama oleh karena itu munculah ide untuk membuat replika dari buah ini yang dibuat dari batang pohon atau bambu.

Cara Bermain dan Peraturan Gasing

  1. Permainan ini memakai alat yang bernama gasing.
  2. Dimainkan di tempat yang datar.
  3. Buatlah lingkaran yang nantinya gasing akan diadu di dalam lingkaran.
  4. Gasing yang tak keluar lingkaran dan berputar paling lama merupakan pemenangnya.
  5. Permainan ini dapat dimainkan oleh dua atau lebih gasing.

11. Permainan Tradisional Kasti

Permainan Tradisional Kasti

Permainan satu ini bukan asli dari Indonesia namun permainan ini sudah ada sejak lama dan termasuk permainan yang sering dimainkan anak-anak sekolahan.

Sejarah Permainan Tradisional Kasti

Permainan kasti yang sudah ada sejak dulu, tepatnya sejak Belanda dan Jepang menjajah Indonesia, pada era dulu permainan ini dimainkan anak-anak bangsawan saja.

Anak-anak bangsawan pada zaman dulu adalah anak-anak yang bersekolah, Karena permainan ini hanya dimainkan di sekolah, Tapi setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945 permainan ini mulai dimainkan oleh semua kalangan.

Cara Bermain dan Peraturan Kasti

  1. Permainan ini terbagi menjadi dua tim.
  2. Satu tim bertugas menjaga dan tim satunya bertugas memukul.
  3. Tiap tim beranggotakan minimal 5 orang pemain.
  4. Tim yang bertugas memukul, sesudah bola terpukul segera lari mengintari lapangan.
  5. Ada pos-pos yang dapat menjadi lindungan bagi pelari.
  6. Bila pelari terkena bola, maka akan gugur dan tim bergantian.

12. Permainan Tradisional Layangan atau Layang-Layang

Permainan Tradisional Layangan atau Layang-Layang

Layangan sering dimainkan oleh anak-anak pedesaan karena disana banyak sekali daerah lapang seperti sawah atau lainnya yang bisa dimanfaatkan untuk menerbangkan layang-layang. Permainan tradisional yang sangat populer sampai-sampai ada lagunya. Namun layang-layang biasanya ada musimnya karena menerbangkan layangan harus membutuhkan angin yang cukup.

Sejarah Permainan Tradisional Layang-Layang

Di Cina layang-layang sudah ada dari tahun 2500 Sebelum Masehi. Permainan ini ditemukan di Indonesia pada awal abad ke 21, penemuan ini dibuktikan dengan lukisan yang ditemukan di gua Pulau Muna provinsi Sulawesi Tenggara.

Ada juga yang berpendapat di Indoneisa layang-layang sudah ada sejak abad ke 17 yang berasal dari catatan sejarah melayu, tentang kerajaan yang mengikuti festival layang-layang.

Cara Bermain dan Peraturan Layang-Layang

  1. Memerlukan ruangan terbuka untuk bermain permainan yang satu ini, seperti lapangan atau sawah dan juga yang terdapat banyak angin untuk menerbangkan layangan.
  2. Layangan umumnya terbuat dari kertas atau pelastik, bambu panjang yang tipis dan benang.
  3. Sesudah layangan terbang tinggi, permainan akan kian mengasyikan kalau kau bertarung dengan pemain lainnya.
  4. Umumnya untuk mengadu kau memerlukan benang/senar gelasan (senar yang mempunyai ketajaman).
  5. Ada yang bermain ada pula yang mengejar, umumnya bila ada layangan yang putus atau keok, akan dikejar bersama-sama dan berebutan untuk mendapat layangan tersebut, dan disinilah keseruan yang hqq.

13. Permainan Tradisional Masak-Masakan

Permainan Tradisional Masak-Masakan

Masak-maskaan juga termasuk permainan tradisional yang kini amat susah untuk ditemukan, permainan yang satu ini umumnya dimainkan oleh anak-anak perempuan. Permainan ini umumnya memakai bahan natural, seperti tanah dedaunan dan remukan batu bata.

Sejarah Permainan Tradisional Masak-Masakan

Permainan ini sesungguhnya tak memiliki catatan yang jelas akan asal usul dan sejarahnya, namun bisa dipastikan bahwa eksistensi permainan ini telah ada semenjak dulu.

Permainan ini umumnya dimainkan dikala mengisi waktu senggang, apalagi dulu aktivitas perempuan yang belum bebas membuat kaum wanita cuma berada di rumah.

Untuk mengisi aktivitas di rumah anak-anak perempuan bermain masak-masakan yang juga untuk mempersiapkan diri sebagai seorang ibu rumah tangga.

Cara Bermain dan Peraturan Masak-Masakan

  1. Seluruh bahan ialah natural, dan tak dapat dimakan.
  2. Permainan ini sifatnya cuma menghibur dan mengisi waktu senggang.
  3. Ada juga perlengkapan masak seperti aslinya, tetapi dalam permainan ini seluruh perlengkapan masak dijadikan kecil dan dari plastik.

14. Permainan Tradisional Petak Umpet

Permainan Tradisional Petak Umpet

Petak umpet ini telah menjadi permainan yang dapat dikatakan legendaris, sebab permainan yang satu ini tak cuma ada di Indonesia melainkan juga di belahan dunia juga terdapat permainan yang sama, cuma saja penamaan yang berbeda tetapi inti dari permainan sama.

Sejarah Permainan Tradisional Petak Umpet

Pada abad ke-2 ditemukan karya artikel yang dikenal milik seorang yang berasal dari Yunani, dia menuliskan perihal suatu permainan yang menyerupai permainan petak umpet. Permainan ini dimainkan oleh anak-anak baik laki-laki ataupun perempuan.

Permainan ini juga mempunyai catatan sejarah yang kurang bagus dan tak dapat dipastikan permulaan adanya permainan ini dari negara mana dan siapa yang mengawali, yang pasti di Indonesia sendiri permainan petak umpet telah lama ada.

Cara Bermain dan Peraturan Petak Umpet

  1. Permainan ini dimainkan oleh 3 atau lebih pemain.
  2. Petak umpet merupakan tipe permainan yang memiliki beragam jenis variasi di tiap-tiap variasinya mempunyai aturan yang berbeda-beda.
  3. Sederhananya di permainan ini ada satu orang yang bertugas menjaga dan mencari, pemain lainnya yang bersembunyi.
  4. Dikala mencari tempat bersembunyi pemain diberi waktu dengan hitungan, umumnya 1-10 bisa lebih.
  5. Pemain yang tertebak akan di undi untuk dipilih siapa yang akan bertugas menjaga berikutnya.

15. Permainan Tradisional Boi Boian

Permainan Tradisional Boi Boian

Permainan tradisional selanjutnya ialah Permainan yang membutuhkan ketepatan dan kecepatan dalam memainkannya yaitu bernama Boi-Boian dan sudah jarang anak-anak yang memainkannya. 

Sejarah Permainan Tradisional Boi-Boian

Permainan ini telah ada semenjak lama, tak ada sumber yang mengatakan kepastian akan permulaan eksistensi permainan ini, yang pasti permainan ini menjadi permainan tradisional bangsa Indonesia.

Permainan ini umumnya dimainkan oleh anak-anak pedesaan di waktu petang sesudah salat asar, dan dimainkan oleh anak laki-laki dan perempuan, permainan ini sebagai hiburan di waktu kosong.

Cara Bermain dan Peraturan Boi-Boian

  1. Permainan ini dimainkan oleh dua kelompok yang masing-masing beranggotakan 4-5 pemain.
  2. Permainan ini memakai alat pecahan genting yang nantinya akan dibentuk ke atas dengan jumlah 7-10 pecahan.
  3. Selain pecahan genting bola kasti juga menjadi alat dalam permainan ini, kalau tak ada umum diakali dengan membuat bola yang terbuat dari kertas yang di buat seperti wujud bola dan diikat dengan karet gelang.
  4. Kelompok pertama bertugas sebagai penyusun pecahan genting dan kelompok kedua bertugas sebagai penghancur genting dengan cara melemparkan bola kasti.
  5. Permainan bermula dari kelompok penghancur genting melemparkan bolanya ke arah susunan genting dengan cara di gelindingkan.
  6. Kalau susunan genting hancur maka kelompok penyusun bertugas membentuk kembali genting, sambil menghindari bola yang terus dilemparkan ke arahnya.
  7. Kalau pemain terkena bola maka gugur dan bila pemain dari regu penghancur tak mengenai target genting karenanya akan gugur juga.
  8. Permainan usai bila susunan genting kembali tertata atau pemain yang berada di satu kelompok gugur semua.
  9. Sesudah itu tugas tim ditukar atau bergantian.

16. Permainan Tradisional Gatrik

Permainan Tradisional Gatrik
Gatrik merupakan permainan tradisional yang memakai dua batang bambu yang tipis dengan panjang 30 cm dan 15 cm. Kecuali itu memakai 2 batu bata sebagai pendukung. Gatrik dimainkan dilapangan terbuka dan daerah yang datar, ini berfungsi untuk mempermudah menangkap bambu.

Sejarah Permainan Tradisional Gatrik

Permainan yang satu ini merupakan permainan yang menjadi permainan favorit bagi anak laki-laki, permainan ini juga pernah menjadi permainan tradisional yang popular pada masanya.

Tak ada sejarah yang jelas seputar permainan gatrik ini, yang pasti permainan ini telah ada semenjak lama di Indonesia. Kini sudah jarang malah mungkin tak ada anak yang bermain permainan ini. Permainan ini memakai dua bambu dan dua bongkahan batu bata.

Cara Bermain dan Peraturan Gatrik

  1. Permainan ini dimainkan oleh dua kelompok, masing-masing kelompok beranggotakan 3-4 orang.
  2. Permainan ini membutuhkan lahan yang luas.
  3. Setiap kelompok memiliki tugas, ada kelompok yang bertugas melemparkan batang bambu dan kelompok lainnya menangkap batang bambu tersebut.
  4. Jika batang bambu tertangkap makan akan bertukar peran.
  5. Kelompok yang menang adalah kelompok yang mempunyai banyak poin.

17. Permainan Tradisional Ular Naga

Permainan Tradisional Ular Naga

“Ular naga panjangnya bukan kepalang, berjalan-jalan selalu riang kemari, umpan yang lezat itulah yang dicari, ini dia nya yang terbelakang”. Pernah dengar nyanyian ini, ya ini merupakan nyanyian yang ketika bermain ular naga, permainan tradisional yang satu ini bisa membuat jantung deg-degan namun diiringi canda dan tawa yang mengasyikan.

Sejarah Permainan Tradisional Ular Naga

Ular naga dikenal keberadaanya telah ada semenjak zaman dulu, permainan yang memerlukan pemain yang banyak ini merupakan permainan turun temurun yang tak seperti itu terang asal usul dan seperti apa kejadian dibalik permainan ini, yang pasti permainan ini punya poin sejarah tersendiri.

Nama ular naga sebab dalam permainan ini pemain membuat barisan memanjang yang di ibaratkan seperti ular, naga merupakan binatang yang keberadaanya tak pasti, yang jelas nama ular naga diambil sebagai cara bermain.

Cara Bermain dan Peraturan Ular Naga

  1. Diperlukan setidaknya 10 orang dalam permainan ini, dua orang bertugas sebagai penjaga dan delapan lainnya berbaris kebelakang menyusun ular, kedua tangan diletakkan di pundak pada sahabat sahabat yang berada di depannya.
  2. Yang dua orang berhadap-hadapan dan saling berpegangan tangan lalu diangkat ke atas.
  3. Sesudah itu pemain berputar sambil via dua orang yang bertugas menjaga tadi.
  4. Sambil permainan berjalan, diiringi lagu, segala peserta dan penjaga berdendang bersama, pada ketika lirik terakhir dia akan dijepit oleh penjaga dan keluar dari ular.
  5. Pemain kedua yang terkena akan menjadi ketua golongan kedua dan yang pertama akan menjadi ketua golongan yang pertama.
  6. Untuk peserta ketiga dan seterusnya akan di berikan opsi untuk mencontoh golongan yang mana, lazimnya dengan diberikan kode ingin bulan apa bumi.
  7. Sesudah tertangkap segala, karenanya permainan perebutan member antar golongan diawali.
  8. Yang anggotanya habis duluan dia yakni golongan yang kalah.

18. Permainan Tradisional Engklek

Permainan Tradisional Engklek

Selanjutnya adalah Permainan Tradisional Engklek yang sangat populer di seluruh Indonesia, Biasanya permainan Engklek menjadi kegemaran anak-anak perempuan.

Sejarah Permainan Tradisional Engklek

Ada beragam anggapan mengenai sejarah permainan yang satu ini, anggapan pertama mengatakan, permainan ini berasal dari Inggris, sebab di temukannya bukti-bukti seputar eksistensi permainan engklekan.

Anggapan kedua mengatakan, permainan ini telah ada jauh merupakan pada abad ke-17 dan diketahui di Romawi. Di Indonesia sendiri permainan ini diketahui semenjak zaman belanda menjajah indonesia.

Cara Bermain dan Peraturan Engklek

  1. Permainan ini memerlukan kotak yang nantinya digunakan sebagai permainan.
  2. Aturan permainan menyesuaikan wujud kotak yang ada.
  3. Permainan ini dimainkan oleh 3 atau lebih pemain.
  4. Jawara yakni yang mempunyai banyak kotak, sesudah lewat tingkatan permainan.
  5. Permainan ini memerlukan waktu yang lama untuk menuntaskannya.
  6. Permainan ini juga memakai satu kaki di tiap-tiap kotak  yang akan dilewati kecuali yang terdapat dua kotak.

19. Permainan Tradisional Polisi-Polisian

Polisi-Polisian

Permainan Polisi-Polisi ini memang tak begitu populer seperti permainan tradisional lainnya namun permainan ini banyak dimainkan oleh anak-anak desa, dan dalam permainan ini juga memerlukan orang yang banyak supaya lebih mengasyikan dan seru.

Sejarah Permainan Tradisional Polisi-Polisian

Banyak yang tak mengenal seputar sejarah permainan ini, namun permainan ini punya kisah, permainan ini mewujudkan kalian untuk berkerja keras dan memerlukan kekompakan dalam tim. Permainan ini juga memerlukan taktik dan feeling, yang pas.

Cara ermain dan Peraturan Polisi-Polisian

  1. Terbagi menjadi dua tim, masing-masing tim beranggotakan 7-10 orang.
  2. Permainan ini lebih mengasyikan apabila dimainkan di malam hari, umumnya malam pekan.
  3. Tim pertama bertugas menjadi polisi dan yang kedua menjadi penjahat.
  4. Polisi bertugas menangkap penjahat, penjahat boleh berkeliaran dan berlari-larian ke mana saja, namun tak boleh melebihi batas yang telah ditetapkan.
  5. Bila polisi sukses menangkap seluruh penjahat maka tim polisi dinyatakan menang.

20. Permainan Tradisional Ngadu Muncang

Permainan Tradisional Ngadu Muncang

Ngadu Muncang biasanya dimainkan oleh anak laki-laki,  Dulu permainan ini menjadi favorit pada zamannya pasti kamu merasa senang jika memenangkan permainan ini.

Sejarah Permainan Tradisional Ngadu Muncang

Banyak permainan tradisional yang kehilangan jejak dan catatan sejarahnya, salah satunya yakni permainan ngadu muncang. Ngadu Muncang menjadi permainan yang disukai dan dimainkan tapi hanya pada musimnya saja.

Namun ada sedikit kejelasan seputar sejarah ngadu muncang ini, dulu pada masa kerajaan sunda, ngadu muncang dibuat alat untuk menunjukan kesaktian. Bisa disimpulkan bahwa permainan ini telah ada semenjak zaman kerajaan dulu kala.

Cara Bermain dan Peraturan Ngadu Muncang

  1. Diperlukan 2 biji muncang untuk diadu.
  2. Letakan satu biji di bawah dan satunya di atas, lalu pukul dari bagian atas untuk menentukan siapa yang pecah.
  3. Apabila biji muncang yang di bawah tak pecah, karenanya gantian yang tadi di bawah menjadi di atas.
  4. Juara merupakan yang mempunyai biji muncang yang kuat dan tak pecah bila diadu.

21. Permainan Tradisional Rangku Alu

Permainan Tradisional Rangku Alu

Rangku Alu adalah permainan tradisional yang berasal dari Nusa Tenggara Timur, Permainan yang bisa dimainkan oleh semua kalangan ini menjadi permainan favorit disana. Biasanya dimainkan saat musim panen tiba, Untuk memainkan hanya perlu memerlukan 4 batang bambu.

Sejarah Permainan Tradisional Rangku Alu

Permainan ini merupakan permainan yang telah ada semenjak zaman dahulu, permainan yang berasal dari bagian timur Indonesia ini mempunyai makna tersendiri, permainan ini dimainkan sebagai rasa syukur dan bersuka cita sebab sudah raya panen (panen besar).

Namun kian berkembangnya dan populer akibatnya permainan ini dimainkan tak cuma waktu panen saja tetapi bebas dan untuk memainkan permainan ini kalian mesti memiliki skill yang tak gampang, kian lama kalian bermain ini karenanya ritme permainan akan semakin kencang.

Cara Bermain dan Peraturan Rangku Alu

  1. Terdapat 2 tim untuk memainkan ini, masing-masing tim beranggotakan 4 orang.
  2. Satu tim bertugas menjaga dan satu tim lagi bermain.
  3. Tim penjaga bertugas memainkan bambu yang di bentur-benturkan menyusun persegi diiringi lagu.
  4. Tim yang bermain seharusnya melompat-lompat untuk menghindari terjepit di sela-sela bambu.
  5. Bila  yang bermain kakinya terjepit maka, berganti tugas.

22. Permainan Tradisional Pa’Raga

Permainan Tradisional Pa’Raga

Pa'raga permainan tradisional yang sudah masuk kedalam kategori kesenian dan olahraga. Permainan ini dijadikan seagai salah satu kesenian lokal yang bisa dikatakan sudah mendunia. 

Sejarah Permainan Tradisional Pa'raga

Permainan paraga atau lebih diketahui juga dengan marraga/mandaga merupakan suatu permainan yang berasal dari suku Bugis dan Kota Makasar, di dalam permainan ini kalian tak cuma bermain namun menarikan juga. Bola yang yang diterapkan dalam permainan ini seperti bola takraw.

Ada perbedaan anggapan mengenai awalan permainan ini timbul, ada yang mengatakan permainan ini berasal dari Malaka, tetapi anggapan ini tak bisa digambarkan sebab masyarakat Malaka tak mengetahui dan mengenal permainan yang satu ini.

Anggapan kedua, bahwa permainan ini berasal dari Pulau Nias, hal ini bisa digambarkan dengan keberadaan masyarakat yang mengetahui permainan ini yang katanya telah ada semenjak zaman dahulu dan ialah budaya bawaan dari nenek moyang mereka.

Cara Bermain dan Peraturan Pa'raga

  1. Buatlah lingkaran dengan posisi berdiri sebelum bermain.
  2. Permainannya benar-benar sederhana, kalian cuma diminta untuk mempertahankan bola supaya tak jatuh meraba tanah.
  3. Buatlah dua regu, dan masih-masing regu dibagi, selang seling.
  4. Apabila bola terjatuh ketik di posisi regi satu, karenanya regu dua menerima nilai.
  5. Regu satu dan dua saling melemparkan bola, ke tiap lawannya.
  6. Mempertahan kan boleh menerapkan apa saja asalkan bola tak dipegang.

23. Permainan Tradisional Pletokan

Permainan Tradisional Pletokan

Permainan yang sangat populer di Indonesia satu lagi ialah Pletokan, Biasanya dimainkan anak laki-laki, Karena dengan permainan ini mereka merasakan seperti sedang berperang. Permainan ini mengajarkan tentang pentingnya strategi dan kerjasama tim.

Sejarah Permainan Tradisional Pletokan

Pletokan merupakan permainan tradisional yang kepopuleran nya tak diragukan lagi, permainan yang satu ini menjadi unggulan di masyarakat Indonesia terutama anak laki-laki. Nama pletokan diambil dari suara yang diciptakan oleh bambu dengan ukuran 30- 40 cm dan diameter ½ cm – 2 cm.

Permainan ini mencerminkan peperangan, zaman dulu yang belum menerapkan senjata modern seperti pistol. Permainan ini mengajari bahwa pentingnya, bekerja sama dan mengendalikan strategi untuk memenangkan pertandingannya.

Cara Bermain dan Peraturan Pletokan

  1. Buatlah dua tim dan carilah daerah yang dapat dipakai untuk sembunyi dan menembak.
  2. Peluru terbuat dari kertas yang di basahi dan diwujudkan bulat lalu di masukkan ke lubang bambu.
  3. Pemain mempunyai 3 kali peluang, apabila telah terkena tembakan selama tiga kali karenanya akan gugur.
  4. Ronde berlangsung 2 kali, apabila seri karenanya akan diadakan ronde ke-2.
  5. Diawal permainan akan ada aturan yang nantinya akan di laksanakan untuk terciptanya keamanan dan ke sportifitas.

24. Permainan Tradisional Lenggang Rotan

Permainan Tradisional Lenggang Rotan

Pernah mendengar kata permainan Hulahop? Nah Lenggang Rotan dan Hulahop adalah satu permainan yang sama yaitu kamu harus menggoyangkan tubuh terumtama pada bagia pinggul dna perut.

25. Permainan Tradisional Panjat Pinang

Permainan Tradisional Panjat Pinang

Permainan tradisional ini tentunya sudah tidak asing lagi karena setiap 17 Agustusan pasti ada salah satu perlombaan Panjat Pinant. Bukan panjat sosial ya haha.

Sejarah Permainan Tradisional Panjat Pinang

Permainan tradisional panjat pinang sesungguhnya telah ada semenjak zaman penjajahan Belanda. Dahulu, permainan ini diciptakan menjadi sebuah pertandingan oleh orang-orang Belanda terutama dalam memperingati hari-hari tertentu seperti pernikahan, hajatan, dan sebagainya. Para peserta yang mengikuti pertandingan Panjat Pinang berasal dari kalangan pribumi. Sementara itu, hadiah-hadiah yang digantung di puncak pohon pinang merupakan berupa bahan-bahan makanan seperti keju, gula, dan sebagian baju. Sementara para peserta berjuang keras untuk sampai ke puncak batang pinang tersebut, orang-orang Belanda yang berada di bawah menyaksikannya sambil tertawa.

Cara Bermain dan Peraturan Panjat Pinang

Cara dalam permainan panjat pinang sesungguhnya tak berubah semenjak dahulu. Cuma saja, seiring dengan perkembangan zaman, hadiah-hadiah yang tergantung di puncak batang pinang juga turut berkembang. Kini, ada sebagian pertandingan panjat pinang yang menggantungkan hadiah berupa TV, kipas angin, dan sebagian barang elektronik lainnya di puncak batang pinang tersebut.

Sebuah batang pohon pinang yang tinggi ditancapkan ke dalam tanah dengan kedalaman yang amat dalam untuk menentukan batang pohon pinang tersebut tak akan jatuh/goyah saat dipanjat oleh para peserta perlombaan. Tanah di sekitar batang pinang yang ditancapkan haruslah lunak agar saat peserta jatuh tak akan memunculkan kecelakaan yang fatal. Oleh sebab itu, apabila tanah yang dipakai keras, umumnya para penyelenggara akan memberikan lumpur di sekitarnya. Di sebagian daerah, ada juga pertandingan panjat pinang yang diadakan di sekitar kali/sungai. Batang pohon pinang yang diaplikasikan ditancapkan ke dasar kali/sungai. 

Sebelumnya, batang pohon pinang yang ditancapkan telah diberikan minyak/pelumas agar para peserta tak gampang untuk hingga ke puncak. Para peserta yang terdiri dari kumpulan tim (satu tim umumnya 5-6 orang tergantung tingginya batang pohon pinang yang diaplikasikan) akan saling bahu membahu untuk memanjat batang pohon pinang tersebut. Tak cuma kerja sama dalam satu tim yang diperlukan, namun juga diperlukan logika untuk benar-benar dapat hingga ke puncak. Semisal, orang yang kuat/gemuk umumnya akan berada di bawah untuk membendung bobot sahabat-sahabatnya di atas.

26. Permainan Tradisional Bakiak

Permainan Tradisional Bakiak

Permainan tradisional bakiak yang dimaksud ini bukan bakiak sandal biasa namun sandal yang bisa digunakan oleh tim yang terdiri dari beberapa orang, Biasanya digunakan pada perlombaan 17 Agustusan sampai sekarang.

27. Permainan Tradisional Tarik Tambang

Permainan Tradisional Tarik Tambang

Permainan tradisional Tarik Tambang juga salah satu permainan yang digunakan pada saat perlombaan 17 Agustusan. Perlombaan yang akan melibatkan dua tim dengan minimal 5 peserta dan bisa lebih.

Cara Bermain dan Peraturan Tarik Tambang

Dua tim berlomba dari dua sisi berlawanan dan seluruh peserta mengendalikan erat sebuah tali tambang. Di tengah-tengah terdapat pembatas berupa garis. Masing-masing tim berusaha menarik tali tambang sekuat mungkin supaya tim yang berlawanan melewati garis pembatas. Tim yang beratensi lewat garis pembatas dinyatakan kalah.

Strategi permainan berlokasi pada penempatan pemain, tenaga tarik dan pertahanan tumpuan kaki di tanah. Pada lazimnya pemain dengan tenaga paling besar ditempatkan di ujung tali, untuk membendung ujung tali ketika bertahan atau menghentak pada saat penarikan.

Video lucu tarik tambang


28. Permainan Tradisional (Akan di UPDATE LAGI)

Itu dia beragam permainan tradisional yang sangat populer di Indonesia, Namun sesuai judul saya juga akan membagikan permainan tradisional Negara lain mungkin hanya 10 jenis permainan saja dulu ya nanti akan di update lagi. Sebagian besar permainan luar negeri ini 11 12 dengan permainan tradisional di Indonesia hanya berbeda nama saja. So langsung saja check dibawah ini. Bersumber dari www.boombastis.com

Permainan Tradisional Luar Negeri

1. Gostra Permainan Tradisional Republik Malta

Gostra Permainan Tradisional Republik Malta

Gostra merupakan sebuah permainan tradisional yang berasal dari Republik Malta. Permainan seperti ini mirip dengan panjat pinang yang ada di Indonesia. Di Republik Malta, Gostra senantiasa dilaksanakan pada hari pekan terakhir pada bulan Agustus. Sejarahnya, Gostra dijalankan sebagai wujud penghormatan terhadap St Jossep dan St Julian.

Untuk memainkannya, para pemuda atau laki-laki yang berani seharusnya berkompetisi memperebutkan bendera yang diletakkan di puncak tiang. Cuma saja, apabila di Indonesia tiangnya akan dipasang vertical, di Republik Malta, tiangnya dipasang dengan kemiringan 45 derajat. Persamaannya dengan panjat pinang, tiang Gostra juga diberikan pelumas supaya menyulitkan siapa saja yang memanjatnya.

2. Qiang Gu Permainan Tradisiona Cina

Qiang Gu Permainan Tradisiona Cina

Sama seperti Gostra di Republik Malta atau panjat pinang di Indonesia, di Cina bahkan ada permainan tradisional sejenis yang diketahui dengan nama Qiang gu. Biasanya, Qiang gu ini digelar ketika dihelatnya Festival Hantu di Cina. Malahan penggelaran permainan tradisional ini telah ada semenjak Dinasti Ming.

Cara memainkan Qiang gu sama seperti panjat pinang di Indonesia. Masih memakai pelumas dan juga dilaksanakan secara berTIM. Cuma saja, perbedaannya merupakan bila di permainan panjat pinang kurang lebih tiangnya setinggi pohon pinang, di Cina, permainan Qiang gu memakai tiang yang mempunyai ketinggian 3-4 gedung. Tiap tim wajib mengambil gulungan kain merah yang diletakkan di puncak teratas.

3. Bo Taoshi Permainan Tradisional Jepang


Kembali sama seperti di Indonesia, Cina dan Republik Malta, di Jepang juga ada permainan serupa yang dinamakan Bo Taoshi. Permainan tradisional ini memang sekilas mirip dengan yang ada di Cina, Indonesia atau Republik Malta, tetap ada perbedaan mendasar, ialah untuk memainkan Bo Taoshi mesti ada 2 regu yang masing-masing berisikan lebih dari 10 orang.

Regu pertama bertugas untuk memasang sekalian mempertahankan tiang supaya tak hingga runtuh dan regu satu lagi bertugas untuk merobohkan serta merebut tiang hal yang demikian. Dikarenakan jumlah pesertanya banyak, karenanya aktivitas saling jegal, dorong malah saling jegal tak akan terelakkan.

4. Agwan Base Permainan Tradisional Filipina

Agwan Base Permainan Tradisional Filipina

Agwan Base merupakan permainan tradisional anak-anak yang berasal dari Filipina. Permainan tradisional ini di Indonesia disebut dengan bentengan, di mana ada 2 tim dengan jumlah sama yang bertugas menjaga base atau spot sentra, sekalian berupaya menyerang tempat lawan untuk bisa meraba spot yang dipertahankan.

Apabila pola permainan bentengan di Indonesia yakni cuma bertugas menyerang dan mempertahankan base saja dan permainan akan usai kalau ada salah satu pihak tak bisa menjaga daerahnya, di Filipina justru ada model perpindahan daerah kalau salah satu pihak sukses ditumbangkan. Kalau satu pihak sukses menaklukkan lawannya sebanyak 5 kali, karenanya mereka dianggap memenangkan permainan.

5. Hopscotch Permainan Tradisional negara di Eropa

Hopscotch Permainan Tradisional negara di Eropa

Tentunya kalian akan mengenal bagaimana cara memainkan permainan yang disebut engklek, bukan? Rupanya di sebagian negara di Eropa, ada permainan serupa yang dinamakan hopscotch. Permainan ini sama persis dengan yang ada di Tanah Air, mulai dari pola permainannya hingga dengan bentuk dari bagan yang dimainkan.

Sama seperti di Indonesia, pemain hopscotch bisa memakai batu, pecahan pot atau apa saja yang pipih dan berat sebagai media lemparan. Sesudah melemparkan media, setelah pemain bisa melompati sebagian bagan kotak yang sudah digambarkan.

6. Kabaddi Permainan Tradisional India, Nepal, Bangladesh, Sri Lanka, Pakistan

Kabaddi Permainan Tradisional India, Nepal, Bangladesh, Sri Lanka, Pakistan

Kabaddi merupakan permainan tradisional dari India yang mirip dengan gobag sodor yang ada di Tanah Air. Di India, Nepal, Bangladesh, Sri Lanka, Pakistan sendiri, infonya Kabbadi telah dimainkan semenjak 4000 tahun yang lalu sebagai wujud hiburan rakyat yang cukup populer di masanya. Sayangnya, kini sudah tak begitu sering dimainkan lagi.

Meski dikatakan hampir sama seperti di Indonesia, tapi cara memainkan Kabaddi sedikit ekstrem sebab mesti dilaksanakan dengan cara bergulat dan saling dorong untuk mempertahankan daerahnya. Tiap regu akan mengirimkan perwakilan mereka satu orang untuk menyerang ke tempat lawan dan pihak lawan akan berupaya menghentikannya.

7. Mancala Permainan Tradisional Timur Tengah

Mancala Permainan Tradisional Timur Tengah
Apabila di Indonesia, Mancala yang berasal dari Timur Tengah ini disebut dengan congklak. Cara memainkannya hampir sama seperti di Tanah Air, yakni memakai papan berongga yang diisikan sebagian biji-bijian sebagai medianya.

Tiap pemain mesti mengambil dan memindahkan tiap-tiap biji yang diambilnya dari satu rongga ke rongga lain secara berurutan. Perbedaannya mendasar seperti yang ada di Indonesia, papan Mancala sedikit lebih besar dan biji-bijiannya juga terbuat dari bahan khusus.

8. Chatha Olik Permainan Tradisional Pakistan

Chatha Olik Permainan Tradisional Pakistan

Apabila di Indonesia ada yang namanya pukul guling yang mana sering kali dimainkan ketika bertepatan dengan HUT Republik Indonesia, di Pakistan sendiri ada permainan serupa yang dinamakan Chatha Olik. Permainan tradisional masih sama seperti di Indonesia dengan memakai media bantal sebagai senjata dan balok kayu sebagai tempat pertempurannya.

Cuma saja, kalau di Indonesia rata-rata bagian bawah dari zona pertarungan merupakan lumpur atau sungai, di Pakistan untuk memainkan Chatha Olik ini mesti dilaksanakan di sebuah tanah ceruk yang sedikit saja diisi air. Tentu saja, bagi siapa yang kalah dan terjatuh, wajib siap-siap sakit dan basah sebab terlempar ke tanah basah itu.

9. Hakan Tuncer Permainan Tradisional Turki

Hakan Tuncer Permainan Tradisional Turki

Hakan Tuncer merupakan permainan tradisional yang berasal dari Turki. Permainan ini sama seperti yang ada di Tanah Air disebut dengan main kelereng atau gundu. Cara atau model permainan hingga medianya juga masih sama seperti di Indonesia, ialah dengan memakai kelereng yang terbuat dari bola kaca.

Cuma saja, kalau di Indonesia para pemainnya menandakan lingkaran sebagai batas untuk meletakkan kelereng, di Turki tak memakai lingkaran, namun segitiga. Para pemain mesti berupaya menyingkirkan kelereng lawan keluar dari garis batas segitiga.

10. Jimena Baquero Permainan Tradisional Kolombia

Jimena Baquero Permainan Tradisional Kolombia

Tentunya, banyak orang yang menyenangi tipe permainan satu ini, yakni lompat tali. Permainan tradisional tersebut rupanya juga ada di Kolombia yang dinamakan Jimena Baquero. Caranya dan media yang dipakai masih sama persis dengan yang ada di Tanah Air, yakni melompati tali dengan ketinggian berbeda-beda dan memakai rangkaian karet yang dibentuk menjadi sebuah tali panjang.

Jimena Baquero mesti dimainkan minimal 3 orang yang mana satu orang sebagai peloncat tali dan dua yang mengendalikan ujung tiap tali. Ketinggian di mulai dari sebatas lutut, pinggang, dada hingga dengan tingkatan|} tertinggi yakni di atas kepala yang disebut heaven.

Perihal permainan tradisional di atas, tak dikenal apakah Indonesia atau negara-negara tadi yang memilikinya lebih dulu. Dapat jadi kita, atau bahkan masyarakat Indonesia yang terinspirasi dari sana. Melainkan, apa pun itu permainan tradisional seharusnya senantiasa kita pertahankan. Gadget boleh di tangan, namun permainan asyik jangan hingga dilupakan.

Oke, itu dia teman-teman artikel saya tentang "35+ Permainan Tradisional Asli Indonesia Serta Luar Negeri (LENGKAP)" semoga dapat bermanfaat bagi kalian semua jika nanti ada update lagi pasti akan saya update kok, jika ada kesalahan mohon untuk dimaafkan atau bisa kalian perbaiki dengan cara komentar tentang kesalahan artikel ini dibawah. Apabila artikel ini bermanfaat kalian dapat membagikannya ke media sosial atau ke Grup WA keluarga kalian, Terima kasih sudah berkunjung.

Sumber: permainan-tradisional.com, wikipedia, boombastis.com

Artikel Terkait