7 Cara Menjaga Baterai hp Agar Tidak Mudah Soak dan Rusak

watch_later Rabu, 29 Agustus 2018

7 Cara Menjaga Baterai hp Agar Tidak Mudah Soak dan Rusak

Halo para pengunjung blog mashel.me, Sebagian besar smartphone modern dilengkapi dengan baterai non-removable, yaitu baterai yang tidak bisa dibongkar-pasang hanya dengan membuka back door (tutup belakangnya). Seperti hp model lama.

Mengapa banyak produsen yang memilih menyematkan baterai non-removable pada smartphone mereka? Selain karena meniru apa yang dilakukan oleh Apple pada iPhone, ada sejumlah alasan lain yang sebenarnya sangat masuk akal, seperti:
  • Non removable baterai bisa didesain sedemikian rupa sehingga produsen bisa memproduksi hp yang lebih tipis
  • Baterai yang tidak bisa dilepas membantu produsen smartphone untuk mendesain smartphone agar tidak mudah kemasukan air dan debu
  • Ini juga berfungsi untuk meningkatkan keamanan agar smartphone tersebut tidak mudah dibongkar sembarangan orang, terutama oleh mereka yang minim pengetahuan soal hp

Mengingat sangat sulit untuk membongkar dan mengganti baterai smartphone modern, maka sudah sewajarnya apabila kita harus menjaga kesehatan baterai tersebut dan merawatnya dengan cara yang tepat dan benar.

Apalagi, beberapa smartphone ada yang baterainya menempel langsung dengan komponen (hardware) sehingga apabila dilepas, komponen tersebut bisa saja rusak dan terpaksa harus ikut diganti.

Bagaimana cara menjaga baterai hp agar tetap sehat dan tidak mudah lowbat atau rusak?

Gunakan power bank yang asli dan berkualitas

Ada banyak pilihan power bank dari berbagai merk seperti merek Samsung misalnya. Harga power bank Samsung cukup terjangkau dan masuk akal jika melihat fitur dan kualitas yang ditawarkannya.
Sebaliknya, hindari membeli power bank palsu atau barang KW walaupun ditawarkan dengan kapasitas daya yang besar. Karena umumnya barang berkualitas rendah dapat menyebabkan kerusakan pada perangkat maupun baterai hp.
Walaupun harga power bank Samsung atau yang bermerek jauh lebih mahal, namun kualitas dan jaminan keamanan yang akan kita dapatkan jauh lebih baik dibandingkan dengan membeli barang KW atau yang berkualitas rendah.

Selalu gunakan charger asli

Jangan malas membawa charger ke manapun kamu pergi. Apalagi jika kamu berencana untuk pergi dalam waktu yang lama. Menggunakan charger berbeda atau yang bukan bawaan (yang beda output-nya), dapat menyebabkan kerusakan pada baterai smartphone-mu.
Jika terpaksa harus mengisi daya baterai ketika kehabisan di tengah jalan, percayakan pada hanya kepada power bank berkualitas yang output sesuai dengan hp dan yang arusnya stabil.

Jangan biarkan hp sampai kehabisan baterai

Menurut beberapa produsen baterai dan smartphone, mereka menyarankan kita untuk menjaga agar baterai smartphone tidak sampai habis total (0%) atau di bawah 20% sebelum kemudian di-charge. Karena kebiasaan tersebut akan menyebabkan baterai cepat rusak.

Hindari kebiasaan mengisi baterai hingga 100% atau membiarkannya terlalu lama saat penuh

Banyak di antara kita yang menggunakan hp mulai pagi hingga sore. Dan ketika malam tiba--saat hendak tidur, biasanya kita sengaja men-charge hp agar bisa menggunakannya dalam keadaan penuh di keesokan harinya. Kebiasaan buruk ini dapat menyebabkan baterai cepat rusak dan kembung. Dan dapat juga menyebabkan smartphone meledak karena overheat (kepanasan).
Mengisi baterai hingga 100% lalu membiarkannya terlalu lama setelah terisi 100% juga tidak baik. Beberapa vendor smartphone justru mendesain smartphone mereka agar LED indikator berubah warna atau mati untuk mengindikasikan baterai hp sudah penuh ketika baterai baru terisi 90%. Mengapa? Hal tersebut memang sengaja dilakukan untuk menjaga kesehatan baterai.

Hindari menggunakan charger yang output-nya lebih besar dari charger bawaan

Menggunakan charger yang output-nya besar memang bisa membantu mengisi baterai lebih cepat. Tapi ingat, di dalam ponsel biasanya terdapat chip yang dikenal dengan nama Power Management IC (PMIC), yang didesain sedemikian rupa untuk menjaga keamanan dan kesehatan baterai hp. Jadi apabila sering dipaksakan menerima input besar, hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada IC maupun baterai.

Hematlah dalam menggunakan baterai

Tidak ada salahnya berhemat. Hemat energi berarti juga menyelamatkan bumi. Bagi kamu yang sering menggunakan hp untuk hal-hal tidak penting, mulai saat ini cobalah untuk menahan diri.
Gunakanlah hp hanya ketika dibutuhkan, agar baterai awet dan terjaga. Semakin jarang kamu charge hp, maka kesehatan baterai akan lebih terjamin dan awet. Karena baterai juga memiliki memori atau siklus pengisian dalam jumlah tertentu.

Jaga agar baterai tetap dalam keadaan dingin

Hindari meletakkan hp di tempat-tempat yang panas seperti di dalam jok motor, di dashboard mobil, atau di tempat-tempat di mana smartphone bisa langsung terkena sinar matahari. Pada suhu rata-rata 30 derajat Fahrenheit, baterai lithium-ion (Li-ion) akan kehilangan (rata-rata sekitar) 6% kapasitas maksimumnya per tahun.

Oke temen-temen mungkin sekian dulu artikel dengan judul “7 Cara Menjaga Baterai hp Agar Tidak Mudah Soak dan Rusak” Jika ada kesalahan informasi dan penulisan pada artikel ini mohon untuk dimaafkan ya atau bisa kalian bantu koreksi dengan cara berkomentar dibawah, Namun jika artikel ini bermanfaat bagi semuanya tolong bagikan artikel ini ke sosial media atau grup WA yang kamu punyai agar teman dan keluargamu tahu tentang adanya artikel yang sangat bermanfaat ini, Terima kasih sudah berkunjung.


Artikel Terkait