Keseruan di Nusa Penida, Sampai Lupa Mau Tidur Mana

Author
Published Agustus 28, 2018
Keseruan di Nusa Penida, Sampai Lupa Mau Tidur Mana
Keseruan di Nusa Penida, Sampai Lupa Mau Tidur Mana

Semua bermula disaat saya mendapatkan pesan dari saudara saya di Bandung yang mengajak saya liburan ke Bali, “Kita ke Bali hayu mi” “Ada duit ga” secara spontan saya membalas “Gk ada duit wkwkwk” Namun setelah di pikir-pikir ya boleh lah ke Bali dari pada di rumah, kerjaannya cuman main game, Cuman modal nekat mungkin bisa ke Bali.

Setelah itu lanjut percakapan dengan saudara saya membahas enaknya gimana. Sebelum berlanjut perkenalkan saudara saya dahulu yang bernama Subhan Rubihamsyah IGnya @subhanruby (follow saya juga @helmirfansah). Oke lanjut ceritanya, saya kira hanya sebatas berlibur ke Pulau Bali saja dan menikmati Pantai Kuta dan wisata di Pulau Bali lainnya, tapi tujuan utamanya bukan kesitu tapi ke Pulau dibawah ini:
Pulau Nusa Penida
Ada yang tau itu Pulau apa? Yup itu foto Nusa Penida dari udara. Ternyata tujuan utama perjalanan kita adalah mengelilingi Pulau Nusa Penida tersebut. Namun saya tidak berekspektasi terlalu tinggi pada Pulau Nusa Penida, Perasaan saya biasa aja.

Oke cerita saya potong langsung saat saya berada di Pelabuhan PadangBai satu-satunya transportasi (murah) menuju Nusa. Nah sampai di Pelabuhan Padang Bai pada siang hari, terlihat kantor pemesanan tiket sangat sepi sekali disini kita bingung sekali sudah jauh-jauh ke Padang Bai.

Tapi ada seseorang yang terdapat pada loket tersebut dan menyarankan kita untuk menemui pelabuhan, Oke langsung saja kita masuk ke dalam Pelabuhannya. Setelah masuk ke dalam Pelabuhan ternyata bertemu dengan seseorang yang dapat membantu dalam menyebrangkan kita ke Nusa Penida mungkin orang ini yang dimaksud oleh petugas loket tersebut (hfftt…. akhirnya dapat tiket penyebrangan).

Hari menjelajahi Nusa Penida, Saya cepatkan saja ceritanya sampai disaat kita mengelilingi hampir setengah Pulau Nusa Penida, Kita siap-siap untuk berangkat keliling Nusa Penida sehabis sholat shubuh, Kenapa pagi sekali? Karena kita hanya punya waktu seharian, kita berangkat pagi-pagi untuk mengejar spot foto yang ditargetkan, jadi jangan kaget kalau baju saya di foto sama semua karena itu di hari yang sama hehe.

Tujuan Pertama Pantai Kelingking

 Pantai Kelingking

Bunga Mekar, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali

40 Menit kira-kira perjalanan kita dari rumah penginapan ke Pantai Kelingking, Kita sebelum pergi ke Pantai Kelingking memanfaatkan Internet yang ada di penginapan untuk mengakses petunjuk arah menuju Pantai Kelingking karena untuk mengantisipasi kalau Internet di Nusa Penida tidak stabil karena kita sudah merasakan tanda-tanda leletnya di Penginapan. Kita sampai tanpa tersasar, Pada saat sudah sampai sana suasana Pantai Kelingking masih sepi bahkan tidak ada tukang parkir atau petugas yang biasalah.
Nah suasana yang sepi tersebut kita manfaatkan untuk menikmati pemandangan Pantai Kelingking dari atas tebing tanpa ada niatan turun dan ambil foto sekeren mungkin seperti yang kalian lihat pada gambar diatas, keren kan? Air yang jernih, suara ombak yang terdengar sampai atas tebing dan suasana Pantai Kelingking yang masih sepi membuat saya tidak menyangka bahwa daerah Nusa Penida memiliki pemandangan yang menakjubkan.
Sebelumnya saya tidak ekspek begitu besar untuk Nusa Penida namun melihat pemandangan di Pantai Kelingking yang notabene masih destinasi pertama kita yang memiliki pemandangan menakjubkan membuat saya lebih semangat lagi dalam mengelilingi Nusa Penida. Sama seperti gambar-gambar yang ada di Internet yang saya kira itu editan lah ternyata mirip banget aslinya nggak beda jauh.

HTM: Gratis (hahaha)

Tujuan Kedua Pantai Pasih Uug (Broken Beach)

 Pasih Uug (Broken Beach)

 Bunga Mekar, Nusapenida, Kabupaten Klungkung, Bali

Kelihatan dari tulisannya masih satu desa atau kecamatan tapi perjalanan yang harus ditempuh sekitar 30 menit nih teman-teman, Dengan jalanan yang sudah rusak dan membuat sepeda motor bisa rusak juga. Jadi kita sampai sana sekitar jam 8 kalau tidak salah. Ya rekomendasi saya sih kalian kesana saat pagi-pagi hari karena katanya kalau sudah jam 10 keatas kawasan yang kelihatannya terpelosok bisa jadi ramai seperti pasar, Karena banyaknya turis yang mengunjungi tempat ini.
Meskipun kita melewati jalanan yang rusak seperti nama Pantai ini namun pemandangannya itu lho…. byutipul :o Sebelum mengambil foto kita makan dulu di warung dekat Broken Beach. Setelah selesai langsung deh ambil sudut foto yang terbaik. Langsung lanjut ke destinasi ketiga yang masih satu kawasan.

HTM: Parkir Rp. 5000

Tujuan Ketiga Angel’s Billabong

Angel’s Billabong
Petunjuk Arah

 Bunga Mekar, Nusapenida, Kabupaten Klungkung, Bali

Tempat Angel’s Billabong ini berada dekat dengan Broken Beach, Saat kita masuk ke tempat wisatanya jika lurus kita akan menuju ke Broken Beach dan apabila berbelok kanan sesuai petunjuk arah seperti gambar diatas ini maka kalian akan menuju ke Angel’s Billabong.

Angel’s Billabong

Angel’s Billabong memiliki tempat yang seperti berbentuk kolam yang memiliki pemandangan lepas laut. Boleh berenang tetapi kalian harus berhati-hati terhadap datangnya ombak secara tiba-tiba. Yang jadi pertanyaan…. nama lokal dari Angel’s Billabong ini apa ya sebenarnya? Ada yang tau nggak teman-teman komentar dibawah ya. Seperti biasa cekrek-cekrek lalu lanjut tujuan selanjutnya.

HTM: Jadi satu dengan Broken Beach

Tujuan Keempat Pantai Suwehan

Pantai Suwehan

 Tanglad, Nusapenida, Kabupaten Klungkung, Bali

Nah saat ke Pantai Suwehan ini kita mengalami kendala yaitu tidak tau jalan. Nah solusinya cuman 1 yaitu tanya masyarakat sekitar, Untung saja sebagian besar orang-orang disana mau membantu dan memberitahu jalan. Entahlah itu jalan yang benar atau tidak tapi buktinya kita sampai ke Pantai Suwehan dengan waktu hampir 1jam setengah lebih mungkin.

Waktu udah sampai nih belum selesai perjuangan untuk berdiri tepat di Pantai Suwehan karena kita harus menuruni bukit yang tinggi dan curam hampir 300 meter lalu ditambah menuruni tebing 90° sekitar 5 meter yang membuat tidak lucu itu “tanpa alat pengaman” dan jika langsung loncat bawahnya itu bebatuan jadi ya harus pakai tali turunnya dan diharuskan berhati-hati saat memijak kalau salah injak bisa terpleset.

Tapi semua terbayarkan dengan pemandangan yang instagramable dan Pantai ini sangatlah sepi mungkin akibat akses jalannya yang bikin ngeri ini. Oke setelah istirahat sebentar dan ambil foto kita langsung naik lagi sekitar 300 meter, Tadi turunnya sih enak ya nggak makan tenaga besar nah kalau naik ini yang bikin energy langsung terkuras.

NB: Siapkan energi yang cukup kalau bisa membawa bekal minuman yang cukup agar tidak dehidrasi saat menaiki tebing yang menjadi jalan satu-satunya ke Pantai Suwehan.
HTM: Parkir

Tujuan Kelima Pantai Atuh

Pantai Atuh

 Pejukutan, Nusapenida, Kabupaten Klungkung, Bali

Selanjutnya kita menuju ke Pantai Atuh tidak jauh dari Pantai Suwehan, Sekitar 30 menit kita bisa sampai dengan beberapa rintangan, Bermula orang sana menyarankan kita untuk melewati jalan tembusan, Oke lewatlah kita ke jalan yang dimaksud orang tersebut memang tembusan sih tapi sepi banget dan tiba-tiba terlihat ada 2 Sapi yang berada di tengah jalan yang sempit berasa seperti raja jalanan. Memakan waktu 5 menitan berurusan dengan Sapi itu.

Oke setibanya kita di Pantai Atuh kita tidak turun untuk menikmati Pantainya tapi seperti biasa kita hanya mengambil sudut foto yang keren dan Instagramable. Selepas itu lanjut ke tujuan berikutnya.

HTM: Rp. 15.000

Tujuan Terakhir Rumah Pohon

Rumah Pohon

 Pejukutan, Nusapenida, Kabupaten Klungkung, Bali

Rumah pohon yang sudut fotonya tersebar di Instagram dan sangat keren ini menjadi tujuan terakhir kita bukan karena kita tidak kuat tapi karena waktunya saja sudah hampir sore. Dengan ilmu potret-potret cepat kita langsung balik pulang.

HTM: Rp. 15.000

Hari berikutnya dimana kita sedang menunggu kedatangan kapal di pagi hari. Nah saat mengunjungi Nusa Penida ini kita kelupaan sesuatu yaitu merencanakan harus menginap dimana dengan uang yang seadanya karena posisi kita disinikan seperti orang asing buta lokasi tidak tau tempat, Apakah harus tidur di teras toko? Namun semuanya bisa teratasi karena saya nyeletuk “Coba pakai aplikasi online” Tanpa basa-basi lagi kita setuju untuk cari Hotel dengan harga yang sangat murah sekali (maaf budget menipis) lewat aplikasi Traveloka.

Ketemulah dengan Hotel Bali Manik Beach Inn dengan tipe kamar Superior Room dengan harga Rp. 110.000-120.000 kita sebagai pastinya milih yang paling murah. Tau nggak beda 10 ribu untuk apa? Ternyata untuk makan pagi, jadi kita tidak mendapatkan maka. Seakan-akan kita mementingkan adanya Wi-Fi gratis sudah cukup daripada makan haha.

Traveloka

Harga murah di Traveloka bukan mendefinisikan bahwa fasilitas disana terbatas, Banyak kok fasilitas yang membuat kita terbantu salah satunya ya itu Free WiFi hahaha, Namun saya bertanya gimana cara bayarnya di Nusa Penida kan nggak ada Bank? Namun ternyata pembayaran di Traveloka sangatlah beragam, Kita pakai M-banking untuk transfer, Lewat Mini Market seharusnya bisa tetapi kita keadaannya sedang menunggu kapal satu-satunya menuju Bali. Cuman butuh waktu tidak sampai 5 menit kita bisa merubah suasana dari tadinya panik ke tenang.

Bali Manik Beach Inn
Setelah sampai di Hotel kita hanya tinggal menunjukkan bukti Voucher Hotel atau nomor pemesanan ke petugas hotel tersebut. Langsung ke kamar #JadiBisa nikmatin fasilitas Wi-Fi karena seharian di Nusa Penida tanpa Internet yang tidak stabil itu ada yang hampa hahaha. Dengan Traveloka ternyata kita dapat berlibur dengan nyaman tanpa harus memikirkan segala hal. Saya tidak menerapkan slogan “Traveloka dulu, Liburan Kemudian” saat awal ingin ke Nusa Penida.  Harusnya saya dari awal pakai Traveloka agar memudahkan dalam menjalani liburan tak perlu bingung lagi untuk menginap dimana karena Hotel dari yang termurah sampai bintang 5 ada di Traveloka.

Baik teman-teman sekian dulu cerita dari saya, Nanti tunggu cerita perjalanan saya selanjutnya ya? Berkat Traveloka saya #JadiBisa tidur dengan nyenyak efek kecapean dari seharian keliling Nusa Penida yang banyak rintangan mulai dari naik turun tebing sampai dicegat Sapi ditengah jalan. Terima kasih sudah berkunjung apabila ada salah kata mohon dimaafkan atau bisa kalian perbaiki dengan cara komentar dibawah ya, Jika cerita saya menarik tolong dibagikan ke sosial media kalian ya, Sampai jumpa di cerita berikutnya.

Posting Komentar

Halaman

Copyright ©