Komponen-Komponen yang Mudah Berkarat Saat Musim Hujan

watch_later Rabu, 23 Januari 2019


Halo selamat datang di blog mashel.me, Guyuran air hujan cukup akrab dengan perjalanan bikers beberapa bulan terakhir ini. Ternyata, efek dari guyuran air hujan yang cukup sering bisa berpotensi membuat motor kesayangan anda bermasalah.  Selain warna menjadi lebih kotor dan kusam, ada efek lain yang akan muncul saat sepeda motor tersebut sering terkena air hujan yaitu munculnya karat.

Karat bisa muncul di beberapa bagian sepeda motor Anda. Munculnya karat ini tentu akan membuat tampilan sepeda motor jadi terganggu. Beberapa bagian tersebut akan terlihat tidak terawat.

Ada lagi efek buruk lain akibat dari munculnya karat. Fungsi dari komponen yang terjangkit oleh karat akan menjadi menurun. Komponen yang bergerak akan lebih mudah aus atau bahkan termakan korosi.

Kejadian ini bisa menimpa hampir semua jenis kendaraan roda dua baik motor baru atau lama dan tidak memandang merek. Untuk skuter matik Yamaha, khususnya X-Ride yang didesain untuk mobilitas tinggi, berikut identifikasi atas beberapa bagian motor yang rawan terkena karat saat musim hujan.

     Engine mounting

Engine mounting pada motor merupakan bagian sentral karena berfungsi sebagai penopang mesin, beban sepeda motor dan penumpang di bagian roda belakang. Komponen yang bekerja sangat keras ini seringkali luput dari perhatian karena posisinya agak tersembunyi.

Padahal, Engine mounting ini sangat rawan terkena karat karena letaknya yang sering bersinggungan dengan cipratan air kubangan di jalan. Pastikan saat anda pulang ke rumah bagian ini sudah benar-benar kering dari air. Beri pelumasan secara berkala agar tidak cepat aus.

     Komponen CVT

Sepeda motor matik seperti Yamaha X-ride menggunakan transmisi CVT yang letaknya di kiri bawah dekat roda belakang. Letaknya yang ada di bawah membuat potensi air masuk menjadi lebih besar. Meskipun ada mekanisme pelindung air, tetapi bisa saja sebagian air dari kubangan bisa menyusup masuk ke dalam komponen CVT.
Hal ini akan menimbulkan karat di berbagai bagian yang terbuat dari besi di bagian dalam boks CVT. Jika dibiarkan, komponen tersebut akan cepat tergerus dan menimbulkan keausan yang lebih cepat.

Maka dari itu, bersihkan bagian dalam boks CVT agar selalu berada dalam keadaan bersih dan kering secara berkala. Apalagi, saat anda sering menerjang kubangan tinggi di musim hujan.

     Rangka atau Sasis

Rangka motor yang punya peran sebagai penahan beban utama, pemegang mesin, bodi, sistem kelistrikan. Bagian ini juga tak luput dari serangan karat yang dapat muncul kapan saja. Komponen yang punya banyak fungsi ini sebaiknya sering anda bersihkan bila terkena cipratan air hujan dan lumpur. Jika tidak dilakukan, karat bisa sebabkan material rangka tidak solid hingga bisa sebabkan penyok dan patah.

     Shockbreaker

Peredam kejut jadi komponen berikutnya yang direkomendasikan untuk selalu diperhatikan, terutama di musim hujan ini. Letaknya yang dekat dengan pelek dan ban menyebabkan cipratan air bisa mudah masuk ke bagian dalam komponen. Jika karat sudah masuk ke tabung peredam kejut, dipastikan seal atau pelapis karet bagian dalam akan menjadi rusak yang pada akhirnya menyebabkan kebocoran oli. Maka dari itu, Anda sebaiknya memastikan kebersihan komponen ini agar karat tidak mudah menyerang.

     Knalpot

Komponen ini sudah jadi langganan karat. Mulai dari bagian leher hingga ujung pembuangan sama rentannya terkena karat. Jangan biarkan ada bagian knalpot yang ditinggalkan basah saat motor sedang tidak dipakai. Jika terlihat kotor, segera bersihkan dan keringkan agar karat tidak muncul dan menjalar.

Kelima komponen tersebut perlu anda perhatikan ketika musim hujan ini. Karat sejatinya tidak hanya merusak fungsi sepeda motor anda saja tetapi juga mengurangi umur ekonomis motor anda. Mungkin sekian dahulu artikel dari saya jika ada kesalahan kata atau informasi mohon untuk dimaafkan dan apabila artikel ini bermanfaat bisa minta tolong untuk dibagikan ke teman-temannya, Terima kasih.


Artikel Terkait