Perhitungan Keuntungan Penggunaan Panel Surya Sebagai Alat Penghemat Listrik

Author
Published Juli 24, 2020
Perhitungan Keuntungan Penggunaan Panel Surya Sebagai Alat Penghemat Listrik

Panel surya sudah lama dikenal sebagai energi terbarukan dan telah bertransformasi menjadi energi alternatif paling mudah di aplikasikan. Selain itu, panel surya juga bisa digunakan sebagai alat penghemat energi listrik. Namun masih banyak masyarakat yang menganggap aplikasi panel surya untuk properti mereka menghabiskan banyak biaya.

Perhitungan Keuntungan Penggunaan Panel Surya Sebagai Alat Penghemat Listrik

Keuntungan Menggunakan Panel Surya

Jika Anda hanya melihat segi biaya yang dikeluarkan di awal, penggunaan panel surya memang tampak rugi. Namun, coba perhatikan selama beberapa tahun ke depan, keuntungan apa yang bisa Anda peroleh. Apakah lebih banyak rugi atau justru untungnya. Coba Anda perhatikan keuntungan penggunaan panel surya dengan melakukan perhitungan sederhana.

1. Hitung beban penggunaan per hari
Anda bisa menghitung konsumsi daya peralatan yang digunakan sehari-hari dalam ukuran satuan Wh (Watt Hour). Informasi ini bisa ditemukan pada stiker data daya yang tertempel pada peralatan atau tertera pada buku petunjuk penggunaan.
Langkah selanjutnya, Anda dapat menentukan jumlah kuantitas dan waktu pemakaian produk tersebut. Kemudian kalikan semua satuan ukuran tersebut untuk menentukan berapa jumlah daya yang dibutuhkan untuk tiap komponen.
Misalnya, penggunaan lampu LED 5 Watt sebanyak 8 unit selama 12 jam akan memiliki daya total sebesar 480 Wd (Watt – Day). Selanjutnya, Anda dapat menjumlahkan seluruh komponen tersebut untuk mendapatkan jumlah total daya keseluruhan.

2. Hitung produksi energi sistem panel surya perhari
Cara menghitung produksi energi panel surya per hari cukup mudah yaitu dengan mengingat rata-rata lama radiasi sinar matahari di Indonesia sebesar ± 4 jam/harinya. Pada geografis Indonesia, penyinaran ideal yang mampu diserap oleh panel surya untuk memproduksi daya hanya berkisar pada pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB.

Langkah selanjutnya, Anda harus membagi jumlah total kebutuhan daya Anda dalam waktu 4 jam. Misalnya, total kebutuhan daya harian Anda 1.200 Watt. Setelah dibagi 4, diperoleh angka 300 Wp. Hal ini berarti Anda membutuhkan lebih kurang 300 Wp panel surya per harinya. Meskipun perhitungan ini tidak cukup untuk menentukan desain sistem yang Anda gunakan, namun cukup menjadi acuan awal jika hendak menggunakan sistem panel surya.

Apabila Anda tertarik menerapkan panel surya sebagai sistem pembangkit listrik, dapat menghubungi Sewatama. Perusahaan ini sudah berpengalaman dibidangnya selama 22 tahun lebih serta memberikan layanan konsultasi dan pembuatan anggaran biaya. Jadi Anda tidak perlu bingung untuk mengambil langkahmenghemat energi.

Posting Komentar

Halaman

Copyright ©