Manajemen Risiko yang Perlu Diterapkan pada Sebuah Perusahaan

watch_later Rabu, 21 Oktober 2020

Manajemen Risiko yang Perlu Diterapkan pada Sebuah Perusahaan

Manajemen risiko merupakan proses perencanaan dan pengelolaan untuk meminimalkan terjadinya risiko pada sebuah perusahaan. Ini merupakan metode yang dapat dilakukan perusahaan untuk mencegah masalah atau dampak buruk yang timbul dan merugikan perusahaan. Masalah yang mungkin dapat terjadi seperti gulung tikar, kerugian, dan sebagainya dapat dihindari apabila perusahaan memiliki dan melakukan manajemen risiko yang baik.

Dengan penerapan manajemen risiko, maka perusahaan memiliki strategi yang dapat diterapkan untuk menjalankan usaha. Berikut beberapa cara dalam menerapkan manajemen risiko pada sebuah perusahaan.

Lingkungan Internal dan Sasaran

Komponen ini menunjukkan sikap manajemen di semua level terhadap operasional secara umum serta konsep kontrol secara khusus. Lingkungan internal yang dimaksud seperti etika bekerja, kedisiplinan karyawan, dan kompetensi. Sementara sasaran yang dimaksud adalah tujuan dari perusahaan itu sendiri dan bagaimana merealisasikan visi dan misi perusahaan.

Identifikasi Risiko

Kejadian yang mengganggu stategi dan pencapaian tujuan sebuah perusahaan disebut dengan risiko. Pada umumnya kejadian yang dimaksud dapat menimbulkan dampak negatif untuk perusahaan. Untuk itu melakukan identifikasi terhadap berbagai kejadian potensial menjadi hal penting.

Penilaian Risiko

Kejadian potensial yang menjadi risiko pada sebuah perusahaan harus dilakukan penilaian. Ini penting untuk mengetahui seberapa besar dampak yang terjadi. Manajemen perlu melakukan analisis dampak yang kemungkinan dapat terjadi dan mengganggu operasional perusahaan.

Tanggapan Risiko

Ini merupakan sikap yang dibutuhkan dalam menghadapi risiko yang terjadi pada sebuah perusahaan. Tanggapan terhadap risiko antara lain avoidance (menghindari), reduction (mengurangi), sharing (memindahkan), atau acceptance (menerima). Tanggapan yang dilakukan oleh perusahaan tentu tergatung dari risiko yang dihadapi.

Aktivitas Pengendalian

Ini merupakan tahapan untuk memastikan bahwa prosedur dari manajemen risiko telah dilaksanakan dengan baik sesuai kebijakan yang berlaku. Aktivitas pengendalian ini berupa kebijakan dan prosedur, pengamanan kekayaan perusahaan, delegasi wewenang, dan supervisi atasan.

Informasi dan Komunikasi

Tahapan ini penting dalam manajemen risiko sebuah perusahaan. Ini karena dalam pelaksanaannya aktivitas ini berfokus pada identifikasi informasi dan menyampaikannya kepada pihak terkait melalui media komunikasi yang sesuai. Dengan informasi tersebut setiap orang dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik.

Pemantauan dan Evaluasi

Proses pemantauan dilakukan secara terus menerus untuk mengetahui komponen lainnya sudah berjalan sesuai dengan kebijakan yang berlaku. Selain itu, perusahaan juga harus melakukan evaluasi untuk mengetahui apakan terdapat kendala yang perlu diperbaiki dari manajemen risiko yang sudah dijalankan.

Itulah beberapa tahapan manajemen risiko perusahaan yang perlu dilakukan. Manajemen risiko memiliki pengaruh yang besar untuk sebuah perusahaan dalam mengembangkan bisnis. Selain itu, manajemen risiko juga dapat melindungi perusahaan dan meminimalkan dampak akibat risiko bisnis yang tidak diinginkan.

 

Source: https://ukirama.com/blogs/7-cara-menerapkan-risk-management-manajemen-risiko-dalam-perusahaan-serta-contohnya


Artikel Terkait